Sabtu, 11 November 2017

Bupati Probolinggo Pengangkatan Guru TidakTetap (GTT)



Laporan – Budi Suprayitno
Wartawan Tabloid Nusa Post

PROBOLINGGO – Untuk meningkatkan Profesionalisme dan kompetensi guru dalam membentuk karakter anak didik, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo menyelenggarakan Seminar dan workshop di Gedung Islamic Center, Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo, guna merevolusi mental untuk mengoptimalkan potensisiswa. Sekitar 1500 guru hadir dalam seminar. Mereka juga banyak berasal dari tiga Kabupaten diantaranya Kabupaten Lumajang , Jember dan Bondowoso.

Selain Bupati Probolinggo, kegiatanini juga dihadiri Ketua Umum PB PGRI Dr Unifah Rosyidi M Pd,  Ketua Pengurus PGRI Provinsi Jatim, Drs H IchwanSumadi M Pd dan Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo, Purnomo S Pd MM .


Berkenaan dengan pengangkatan Guru TidakTetap( GTT ). Bupati juga menjelaskan, bahwa hanya Kabupaten Probolinggo yang berani melakukan pengangkatan sekitar 2361 GTT, yang sudah diperjelas status kepegawaiannya.
Hal itu merupakan upaya dan bentuk perhatian serta keseriusan Pemerintah Kabupaten Probolinggo agar nasib guru dapat diperjelasdan demi meratanya kebutuhan guru yang ada di Kabupaten Probolinggo

“ Saya harap para GTT yang sudah diberi SK Bupati agar bisa bekerja dengan baik dan mampu mengabdikan dirinya dengan ikhlas serta mampu menerima, walau dengan segala konsekwensinya, termasuk harus di tempatkan di manapun .

Menurutnya, lanjut Bupati menjelaskan jika melihat potensi guru di Kabupaten Probolinggo ini adalah luar biasa dan perlu ada niat untuk selalu menjaga ahklak yang mulia, “ karna dengan ahklak guru akan bisa menjadi barometernya pendidikan yang ada di Kabupaten Probolinggo, “ ucapnya.
Dalam acara itu, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo, Purnomo, mengungkapkan jika dalam kegiatan ini harus ada hasilnya, karena hasil dari workshop diharapkan bisa meningkatkan profesionalismenya dalam menggali potensi karakteristik anak didik sehingga guru bisa mengetahui kemampuan siswa. Apalagi banyaknya kasus Narkoba yang sudah masuk di sekolah-sekolah, “untuk itu peran guru sangat penting, anak didik kita harus terhindar dari narkoba. Peran guru harus dapat mencegah sebelum terjadi“ ucapnya. (Adv/budi)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar